Selamat datang di Situs Web Pilar Energi, menjawab kebutuhan daya, jejak, dan keberlanjutan spesifik Anda!

RISK MANAGEMENT POLICY

Prosedur Pengendalian Resiko

Manajemen risiko bertujuan untuk membantu organisasi mencapai tujuannya dengan mengendalikan risiko yang ada, sehingga menjamin pencapaian tujuan, biaya manajemen risiko yang efisien dan efektif, serta memberikan rasa aman bagi pemilik dan pihak lain

Risk and Control Self-Assessment (RCSA)

Perusahaan menggunakan pendekatan Risk and Control Self-Assessment (RCSA) di dalam melakukan identifikasi serta penilaian risiko serta kecukupan control, rencana mitigasi, dan evaluasi di setiap fungsi dalam Perusahaan. RCSA dilakukan setiap minimal satu tahun sekali.

Loss Event Management

Perusahaan melakukan inventarisasi data historis kerugian (financial/non-financial) yang digunakan sebagai salah satu parameter dalam penentuan toleransi risiko, tingkat risiko serta penilaian kecukupan kontrol dalam program RCSA serta kecukupan coverage dalam skema pemindahan risiko

Tahapan Pemindahan Resiko

  1. Skema Pemindahan Risiko Untuk menjamin perlindungan terhadap kelangsungan bisnis,perlu untuk melakukan pemindahan risiko kepada Perusahaan asuransi. Berdasarkan hasil penilaian risiko, PT. Pilar Bahtera Energy telah memiliki polis asuransi sebagai berikut :




  2. Pengambilan keputusan berdasarkan risiko membantu Perusahaan meningkatkan kualitas proses pengambilan keputusan karena keputusan tidak hanya didasarkan pada hasil yang diharapkan, tetapi juga pada strategi mitigasi yang diberlakukan serta risiko yang masih tersisa di dalam proyek.

  3. Perusahaan melakukan pendekatan audit berdasarkan risiko sebagai metodologi yang menghubungkan audit internal dengan kerangka kerja manajemen risiko Perusahaan secara keseluruhan. Audit berdasarkan risiko memungkinkan audit internal untuk memberikan jaminan kepada manajemen bahwa proses manajemen risiko dikelola secara efektif, dalam kaitannya dengan tingkat risiko yang dapat diterima.

  4. Rencana Keberlangsungan Bisnis. Perusahaan menyadari bahwa asuransi tidak bisa melindungi semua biaya dan tidak dapat menggantikan para pelanggan yang kemudian berdampak pada persaingan. Oleh sebab itu, pengembangan Rencana Keberlangsungan Bisnis menjadi esensial dalam program ERM Perusahaan

  • Property All Risk & Earthquake
  • Motor Vehicle Insurance
  • Money Insurance (Cash in Safe, Cash in Transit and Fidelity Guarantee)
  • Marine Cargo Insurance
Start typing to see posts you are looking for.